Logo-Pitma-Jogja
Search

7 Cara Mempercepat dan Menaikkan Performa Website

7 Cara Mempercepat dan Menaikkan Performa Website

7 Cara Mempercepat dan Menaikkan Performa Website | Website yang lambat atau lemot sudah pasti akan mengganggu kinerja bisnis. Tapi mungkin bagian paling menyebalkannya, kita tidak tahu betul faktor apa yang menyebabkan website berjalan lambat ini.

Diketahui bahwa website yang lambat bisa memberikan efek negatif terhadap peringkat pada Search Engine Result Page (SERP), sehingga kecepatan sebuah website bisa menjadi penentu ranking di mesin pencari.

Apa itu Kecepatan Website?

Kecepatan website adalah rentang waktu yang dibutuhkan sebuah halaman website agar untuk selesai dimuat di web browser. Kecepatan ini akan berpengaruh pada impresi pertama pengunjung saat masuk ke sebuah website.

Dalam proses loading website, setidaknya ada tiga proses yang terjadi, yaitu :

  • Proses mengirimkan file halaman website yang diakses server ke web browser.
  • Proses web browser merespon pengiriman file.
  • Terakhir, proses mengolah dan memuat laman website di web browser.

Dari ketiga proses ini, yang menjadi acuan kecepatan website adalah saat laman situs dimuat di browser. Nah, ini lah yang penting untuk kita perhatikan.

Lantas, seberapa cepatkah website seharusnya? Seorang ahli SEO, Geoff Kenyon, mengungkap :

  • Waktu muat dalam 5 detik, artinya website Anda lebih cepat daripada 25 persen website lainnya.
  • Waktu muat dalam 2.9 detik, artinya website Anda lebih cepat dari 50 persen website lainnya.
  • Jika berhasil dimuat dalam 1.7 detik, artinya website Anda lebih cepat dari 75 persen website lainnya.
  • Jika berhasil dimuat dalam 0.8 detik, artinya website Anda lebih cepat dari 94 persen website lainnya.

Secara umum, 5 detik sudah menandakan kalau website Anda termasuk cepat. Namun, jika ada hal lain yang bisa Anda optimalkan untuk menambah kecepatan website, tentu saja itu akan membuat website Anda semakin unggul.

Baca juga: Ketahui 7 Penyebab Website Menjadi Lemot

Cara Mempercepat Performa Website

Untuk kasus lambatnya kecepatan yang dimiliki oleh website bisa diatasi dengan melakukan beberapa cara mudah, berikut ulasannya.

1. Kurangi Plugin

Ada banyak plugin gratis yang membuat Anda ingin mengunduh kesemuanya, hal ini tentu memberi efek yang tidak baik bagi website Anda. Melakukan penghapusan plugin yang tidak digunakan, bisa menjadi salah satu langkah untuk mempercepat loading website. Anda bisa memilih plugin yang tidak memuat banyak script, tidak banyak request, serta tidak menambah ekstra query pada databasenya.

2. Optimasi Berat Gambar

Melakukan upload gambar pada website sebaiknya menggunakan gambar dengan kapasitas ukurannya di bawah 1 Mb saja, sebab jika melebihi batas dari itu bisa menambah berat website sehingga loadingnya menjadi lambat. Ada banyak tools yang bisa Anda gunakan untuk melakukan kompres gambar terlebih dahulu agar ukurannya menjadi ringan, seperti imagify, smush, ewww image optimizer.

3. Memperkecil Ukuran Gambar

Selain melakukan kompresi agar ukuran gambar lebih ringan, selanjutnya Anda bisa mengecilkan ukuran pixel gambar tersebut. Anda bisa menggunakan software editing untuk menyesuaikan ukurannya.

4. Menggunakan Plugin Caching

Cache atau caching adalah proses penyimpanan data sementara dari suatu website yang bertujuan untuk mempercepat loading suatu website, akses pertama biasanya sedikit lebih lama karena cache yang ada belum tersimpan hal ini akan berangsur menjadi cepat.

5. Mengaktifkan Gzip Compression

Berfungsi sebagai mempercepat loading website, sebenarnya bisa dilakukan tanpa menggunakan plugin. Hanya saja perlu adanya penambahan baris kode terlebih dahulu, cara termudah adalah dengan menggunakan plugin yang ada. Jika sebelumnya dilakukan pengecilan ukuran gambar, kali ini Gzip berfungsi sebagai kompres ukuran file.

6. Optimasi Database Website

Pengoptimalan database bisa menggunakan plugin pada WordPress, Anda bisa coba menggunakan plugin WP-Optimize. Selain bisa digunakan untuk melakukan optimasi website, Anda juga bisa menggunakannya untuk melakukan compress gambar, translate, blok komentar spam, post revisi, draft post dan sebagainya.

7. Menggunakan Hosting yang Cepat

Jika beberapa cara di atas sudah dilakukan dan tidak menimbulkan hasil yang cukup signifikan, Anda bisa coba melakukan pengecekan pada hosting apakah bermasalah atau tidak. Jika terjadi masalah maka segera lakukan pemindahan sema file data website ke penyedia hosting terpercaya.

Sudah Tahu Cara Mempercepat Performa Website?

Pada intinya, Anda harus bisa memberikan performa terbaik website bagi para pengunjung. Apalagi jika mereka baru mengenal persona Anda melalui website. Image apa yang ingin ditunjukkan pada mereka? Tentunya, bukan anggapan bahwa website Anda lelet bukan?

Oleh karena itu, meski tanpa coding, tetap pastikan pilih desain website supaya memiliki keefektifan fungsi di baliknya. Siap menerima traffic tinggi? Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Daftar gratis Langganan artikel pelatihan

× Butuh Bantuan?