Logo-Pitma-Jogja
Search

Pengertian, Cara Kerja, Manfaat dan Resiko Single Sign On (SSO) Untuk Instansi

Pengertian, Cara Kerja, Manfaat dan Resiko Single Sign On (SSO) Untuk Instansi

Pengertian, Cara Kerja, Manfaat dan Resiko Single Sign On (SSO) Untuk Instansi | Kemajuan teknologi memudahkan kita untuk mengakses banyak aplikasi atau situs. Salah satu masalah yang terjadi pada pengguna banyak aplikasi adalah lupa password saat akan login akun.

Sangat manusiawi jika manusia bisa lupa, namun jika sering terjadi bisa beresiko pada keamanan akun. Untuk mengatasi resiko tersebut, hadir suatu sistem login yang disebut dengan Single Sign On (SSO). Mungkin bagi banyak orang istilah ini masih sangat asing.

Pengertian Single Sign On (SSO)

SSO adalah suatu sistem autentikasi yang dirancang untuk menanggulangi masalah lupa kata sandi pada sebuah akun serta memudahkan pengguna untuk masuk ke banyak situs atau aplikasi sekaligus. Sistem ini sudah dapat digunakan oleh organisasi institusi bahkan perguruan tinggi.

Dengan bantuan tools ini, Anda tidak perlu mengingat dan memasukkan banyak password, dan dapat menghilangkan rasa frustasi apabila lupa dengan password dan harus mengaturnya ulang. Selain itu pengguna juga bisa langsung menggunakan aplikasi tanpa harus memasukkan username atau email dan passwordnya lagi.

Cara Kerja Single Sign On (SSO)

Sudah kita ketahui bahwa penggunaan SSO ini dapat memberikan manfaat pada keamanan akun. Untuk itu, kita harus mengetahui bagaimana cara kerjanya. Berikut ini adalah cara kerja SSO:

  1. Pertama, pengguna mengakses suatu aplikasi atau website (service provider).
  2. Kemudian service provider mengirim sebuah token yang memuat beberapa informasi tentang pengguna seperti email ke sistem SSO (identity provider). Sebagai bagian dari permintaan untuk mengautentikasi pengguna tersebut. Identity provider lalu akan mengecek apakah pengguna sudah terautentikasi.
  3. Jika sudah, Identity provider akan memberikan izin akses kepada pengguna untuk mengakses service provider.
  4. Bila pengguna belum masuk, maka akan diminta memverifikasi kredensial yang disediakan oleh identity provider. Dapat berupa username dan password, serta autentikasi tambahan dengan mengirimkan kode OTP. Setelah proses validasi selesai, identity provider mengirimkan kembali token kepada service provider untuk mengonfirmasi bahwa autentikasi telah berhasil.
  5. Token yang masuk service provider telah tervalidasi sesuai kesepakatan yang diatur sebelumnya. Misalnya service provider tidak akan menyebarkan identitas pengguna yang telah didapatkan dari identity provider, dll. Pengguna berhasil mendapatkan akses terhadap service provider.

Manfaat Single Sign On (SSO)

  1. Mudah dan Hemat Waktu
    SSO dapat mengurangi beban administrator IT ketika terjadi pemutusan kontrak kerja karyawan. Karyawan yang sudah keluar otomatis tidak dapat melakukan login di akun perusahaan. Sehingga ini akan mempersingkat waktu dan mengurangi resiko kesalahan admin.
  2. Keamanan Pengguna Terjamin
    Dengan sistem ini, keamanan menjadi hal yang utama, apalagi terkait identitas. Sehingga sistem ini juga menggunakan Two-factor authentication (2FA). Ini memungkinkan pengguna untuk melakukan verifikasi ganda dan multi factor authentication (MFA) yang mengharuskan pengguna verifikasi dua kali atau lebih.
  3. Tidak Khawatir lupa password
    Seperti yang telah tertera sebelumnya bahwa banyaknya akun memberikan peluang untuk seseorang menjadi lupa. Untuk itu dengan adanya SSO ini membuat seseorang lebih merasa terjamin. Hal ini karena tidak perlu menggunakan kredensial yang berbeda-beda untuk banyak akun.
  4. Akses Cepat
    Kebutuhan akan penggunaan aplikasi pada waktu yang sama dapat menyebabkan aplikasi error atau terjadi gangguan malware. Itu bisa dihindari dengan SSO, seluruh karyawan atau yang berkepentingan dapat mengakses aplikasi dengan cepat dan mudah.

Resiko Menggunakan Single Sign On (SSO)

Semua orang memang lebih memilih untuk menggunakan hal yang praktis, cepat, dan efisien seperti halnya SSO. Namun, berkembangnya teknologi yang semakin pesat, cyber attack juga akan muncul berbagai cara yang baru dengan dampak yang baru. Terutama saat pengguna menggunakan password yang lemah. Hal ini akan menyebabkan banyak dampak negatif pada instansi.

  1. Dengan SSO, hanya ada satu set kredensial yang harus disusupi oleh hacker, yang merupakan resiko keamanan terbesar yang harus dipertimbangkan. Jika hacker mendapatkan akses ke akun SSO Anda, mereka akan dapat dengan mudah mengakses semua akun resmi Anda. Hacker akan memiliki kemampuan untuk memulai cyber attack.
  2. Dengan mengadopsi SSO, tentu ini akan memberikan kemudahan bagi setiap individu untuk mengakses informasi secara cepat. Namun, perlu waspada bahwa dengan mengadopsi SSO saja masih belum cukup. Anda perlu menggunakan protokol keamanan lainnya juga untuk mencegah terjadinya cyber attack yang bisa datang di waktu yang tak terprediksi

Pelatihan Penerapan Single Sign On (SSO) Jogja

Saat ini, SSO dapat menjadi solusi yang memudahkan bagi pengguna untuk bisa mengakses banyak aplikasi dengan satu kredensial saja. Sehingga, sistem ini sudah ada di banyak perusahaan atau institusi.

Demikian informasi pentingPengertian, Cara Kerja, Manfaat dan Resiko Single Sign On (SSO) Untuk Instansi. Segera ikuti pelatihan Penerapan Single Sign On (SSO) Jogja di PITMA. Untuk informasi pelatihan dan jadwal terbaru silahkan hubungi kami di nomor whatsapp kami.

Daftar gratis Langganan artikel pelatihan