Logo-Pitma-Jogja
Search

Pelatihan IT Disaster Recovery Planning (DRP)

Pelatihan IT Disaster Recovery Planning

Mengenal Definisi Disaster Recovery Planning

Disaster Recovery Planning (DRP) merupakan bagian perencanaan dari sebuah institusi untuk melakukan tahapan tertentu yang nantinya akan menjamin kelangsungan pelayanan (khususnya dari segi sistem informasi) yang diberikan tanpa mengurangi kapabilitas serta kinerja dari sebuah sistem jika terjadi sebuah bencana didalamnya.

Disaster recovery planning ini merupakan bagian dari business continuity planning , dalam suatu instansi atau organisasi sebuah DRP yang baik sebagai bagian dari BCP akan selalu menjamin tingginya ketersediaan dari sebuah sistem informasi (information system high availability). Ketersedian tinggi disini adalah kemampuan untuk tetap menyediakan layanan dari sistem informasi, baik dalam keadaan normal maupun dalam masa sebuah bencana sedang terjadi tanpa adanya penurunan kinerja dari sistem itu sendiri.

Klasifikasi Bencana Dalam Konteks DRP

Menurut Wicaksono (2008) Secara umum jenis bencana dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu jenis bencana berdasarkan tingkat kerusakan yang ditimbulkan, serta jenis bencana yang dibagi berdasarkan sumber atau asal bencana itu sendiri.

Terdapat dua jenis bencana yang dibagi berdasarkan tingkat kerusakan yang ditimbulkan, yaitu :

  1. Minor Disaster
    Bencana kecil (baik dari alam maupun bukan) merupakan bencana yang dampak kerusakannya terhitung kecil dan tidak terlalu dirasakan , sehingga pelayanan dari sistem informasi tidak berhenti secara total. Bencana kecil ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu :

a. Outage (kerusakan sementara)
Kerusakan sementara umumnya terjadi karena kerusakan kecil yang mampu diatasi dengan cepat, misalnya : hang pada komputer yang dijadikan sebagai client, kerusakan hardware kecil seperti keyboard dan mouse.

b. Kategori sistem

Kerusakan dari kategori sistem umumnya terjadi karena ketidaksengajaan dari pengguna, misalnya : kegagalan saat booting karena terdapat boot CD yang masih ada di dalam CD ROM, kegagalan skenario dari uji coba sistem informasi yang baru berjalan.

c. Proteksi otomatis atau recovery system

Bencana kecil dari proteksi otomatis, umumnya terjadi akibat kesalahan dari program proteksi yang dipasang di dalam komputer baik di server maupun di komputer klien. Sebagai contoh adalah kegagalan eksekusi beberapa program akibat dari program anti virus yang melakukan false detection atau kegagalan transfer data akibat proteksi dari beberapa program firewall. Bencana jenis ini juga seringkali terjadi akibat proses recovery yang terjadi karena telah dijadwalkan sebelumnya, misalnya dengan beberapa program tune up yang secara otomatis akan mengakibatkan beberapa program mengalami delay karena sedang melakukan maintenance otomatis seperti defrag memori ataupun penghapusan file temporer.

2. Major Disaster

Bencana jenis ini merupakan fokus dari perencanaan yang harus dilakukan. Bencana jenis ini umumnya disinonimkan sebagai “bencana yang sesungguhnya”, karena dapat menyebabkan pelayanan dari sistem informasi benar-benar terhenti tanpa toleransi maupun peringatan sebelumnya. Beberapa jenis bencana yang masuk dalam kategori ini antara lain seperti gempa bumi, angin topan, tsunami ataupun banjir bandang.
Sedangkan contoh lainnya adalah kerusakan hardware server secara total (harddisk mati atau motherboard server yang terbakar), kerusakan jaringan akibat serangan virus maupun karena kerusakan hardware (kabel ataupun wireless).

Pelatihan IT Disaster Recovery Planning

Dalam pelatihan disaster recovery planning ini akan di bahas cara – cara untuk mengidentifikasi dan mencegah resiko kegagalan dalam dalam penerapan system informasi di suatu organisasi. Peserta akan mempelajari prinsip dasar pemulihan bencana, mengenalir esiko – resiko, menyusun prosedur penangannan bencana serta mengatur komunikasi antar bagian dalam organisasi pada saat terjadi bencana. Kemudian dari segi tujuan pelatihan ini diantaranya adalah agar peserta memahami konsep dasar Big Data, kemudian peserta memahami teknologi Big Data, dan Peserta mengetahui gambaran penerapan Big Data pada beberapa instansi.

Materi Pelatihan Disaster Recovery Planning

  • Konsep Dasar Bencana,
  •  Regulasi Bencana di Indonesia,
  •  Jenis-jenis Bencana (bencana alam, non alam),
  •  tandar Manajemen Bencana NFPA 1600
  •  Elemen Disaster Management,
  •  Strategi Pengembangan Disaster Management,
  •  Analisa Risiko Bencana (ARISCANA) Organisasi dan Komunikasi Emergency,
  •  Emergency Response Plan,
  •  Tugas dan Tanggung jawab Petugas Tanggap Darurat,
  •  Pre-Planning,
  •  Penyusunan Prosedur Tanggap Darurat,
  •  Audit Manajemen Bencana,
  •  Table Exercise Simulation,
  •  Studi Kasus

Narasumber Pelatihan

Enny Susana S,Kom M,m

Itulah sedikit info terkait dengan Pelatihan Disaster Recovery Planning , bagi anda yang ingin atau berminat dalam mengikuti pelatihan ini silahkan hubungi kami untuk informasi selengkapnya. 

Ingin tahu selengkapnya tentang Pelatihan IT lainnya dari kami , cek selengkapnya disini.

Simak juga

PITMA – Professional Training

Taman Griya Indah III – Blok H-201 , Jalan Tambak. Ngestiharjo, Yogyakarta 55182

Telepon / Fax 0274 – 556329

Daftar gratis Langganan artikel pelatihan

× Butuh Bantuan?